Kedekatan dan Privacy

Kedekatan dengan keluarga, teman, dengan orang lain atau siapapun menjadikan kita merasa seperti bagian dari orang tersebut begitupun sebaliknya. Tak ada yang ditutup-tutupi, semua terbuka, tak ada keseganan, semuanya hanya kewajaran.
Namun disaat yang sama haruslah diingat sedekat apapun harus ada ruang-ruang privacy yang harus dihargai. Betapapun dekatnya dengan seseorang pasti ada hal yang mungkin tak ingin diketahui oleh kita atau ada hal-hal yang tidak disukanya.
Dua orang kakak-adik yang telah terbiasa bersama, sekamar, satu sekolah, sepermainan, seayah-seibu, sekandung tiba-tiba merasa tak enak hati keduanya. Si kakak suatu hari memakai baju si adik yang juga satu lemari dengannya. Merasa bersaudara dan juga dekat maka tanpa permisi si kakak memakai baju si adik yang hanya bertaut satu tahun usia dengannya itu. Pada hari itu juga si adik hendak memakai baju yang telah disiapkannya kira-kira satu minggu yang lalu untuk menghadiri acara syukuran salah satu teman sekelasnya.
Susah payah si adik mencari baju itu. Bongkar sana, bongkar sini beranggapan mungkin letaknya dipindahkan ibu atau kakaknya. Puas mencari si adik menangis karena telah ditingglakna kawan-kawannya, padahal si adik tak tahu persis rumah temannya itu. Lalu dari pintu si kakak yang sedang memakai baju yang dicari si adik menatap heran “kenapa menangis dik?” “nanya lagi, tuh baju aku kamu pakai”
Kawan seberapapun dekatnya tetap ada aturan main yang harus dihargai. Jangan hanya gara-gara telah merasa dekat kita sekenannya saja bersikap dan bertindak. Mungkin itu sebabnya ada yang begitu dekat di awal akhirnya mengambil jalan masing-masing, ada yang menjauh, dan pergi meninggalkan bahkan tak jarang jadi bermusuhan.
Kawan, kedekatan janganlah sampai membuat kita “lancang”. Bukankah Allah saja memerintahkan kita agar minta izin dulu jika hendak memasuki kamar orang tua? Sebagai salah satu bentuk akhlak kepada mereka. Pada orang tua saja yang melahirkan dan membesarkan kita, yang kedekatannnya lahir bathin tak putus-putus masih Allah memerintahkan kita seperti itu. Apalagi kedekatan dengan yang lain..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s