Kelebihan dan kekurangan

Kelebihan dan kekurangan. Setiap orang memiliki kedua hal tersebut. Kelebihan yang dimiliki orang-orang; kekayaan materi yang dimilki, kecerdasan, tahta yang dipunya, pergaulan menjadikannya diterima orang-orang. Meski tak selamanya begitu tapi itulah kebanyakan yang terjadi. Kekurangan yang ada; tak bisa ini-tak bisa itu, terbelakang, lamban mencerna, dan berbagai kekurangan lainnya yang menyebabkan hal sebaliknya.
Kelebihan dan kekurangan. Kelebihan telah membawa orang-orang yang memilikinya pada hidup yang mungkin diidam-idamkannya selama ini. Diterima banyak orang, diperhatikan, atau bahkan dielu-elukan. Kekurangan meniadakan diri orang yang memilikinya di hadapan banyak orang. Ia ada tapi tak pernah dijamah, sering kali itu terjadi. Pada kelebihan banyak orang menerima saja meski tak sebanding atau malah tak layak dengan dirinya tapi kenapakah itu semua tak bisa berlaku pada setiap kekurangan yang ada?.
Seorang ayah tengah gusar mendapati si bunsunya yang tak maju-maju dalam prestasinya di sekolah. Si ayah yang seorang dosen kecewa anak terakhirnya tak sam dengan kakak-kakaknya yang memilki segudang prestasi bahkan baru-baru ini memenangkan olimpiade matematika nasional. Kegusaran dan kekecewaan itu bertambah ketika wali kelas si anak menyatakan “bagai mana anak bapak satu ini, beda sekali dengan kakak-kakaknya”.
Frustasi dengan keadaan itu, sang ayah memilih berlaku cuek terhadap anak bungsunya tersebut. Dia yang tak seperti diharapkan sang ayah; tak memiliki prestasi seperti kakak-kakaknya menjadi serba salah dengan kekurangannya dan bahkan tak tahu harus berbuat apa. Padahal sebenarnya dia punya bakat lukis luar biasa terlihat dari gores-goresan di buku gambarnya.
Kawan, apa jadinya sang anak yang merasa tak didukung orang tua. Kelebihan yang diinginkan orang tua mungkin tak ada pada dirinya tapi kenapa harus dipaksakan, barang kali itu kekurangannya. Jika saja mau menerima, dibalik kekurangan itu barang kali bisa terlihat ada kelebihan lain yang ada pada dirinya. Kelebuhan yang tak terduga, bakat lukis luar biasa. Imagi yang tajam membuatnya sanggup menerjemahkan benda-benda yang belum terlihat detailnya ke dalam kanvas yang belum tentu semua orang bisa.
Kawan, jika pada kelebihan kita bisa menerima, maka pada kekurangan harusnya begitu juga. Ingatlah diri kita yang tak sempurna. Jangan membuat orang makin merasa dan terpuruk karena kekurangannya. Jadikanlah kemampuan menerima kekurangan orang lain menjadi kelebihan diri kita. Tutuplah kekurangan mereka dengan melihat satu saja kelebihan yang dipunyanya, agar kelebihan yang ada itu bisa terasah dan jadi andalan untuk menutupi segala kekurangannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s