Akhir Hidup

Padang 2009
Kapan kehidupan berakhir dan seperti apa maut mengakhirinya merupakan salah satu teka-teki yang tidak akan pernah terjawab, juga tak akan diketahui manusia sehebat apapun ilmu mereka dan sekuat apapun mereka mencarinya. Semuanya berada dalam wilayah yang jauh dari jangkauan manusia tapi pasti kedatangannya; tak bisa dimajukan atau diundur walau sejenak. Intinya, akhir kehidupan adalah enigma, namun ia tetap aksioma.

Moro September 2011
Akhir kehidupan itu bagaimanakah? Pastinya tak akan terjamah. Tiba-tiba media mengabarkan kabar duka, bencana meluluh lantakan kota-kota, lalu tergeletak jasad-jasad sudah tidak bernyawa. Di lain waktu selang beberapa saat bercakap-cakap dengan anggota keluarga, setelah itu kita menemukannya tiada. Tanpa sakit, tanpa gangguan kesehatan yang diderita. Dini hari, kabar duka menghampiri bahwa orang tua kita telah tiada. Karena kecelakaan salah seorang saudara kita meninggalkan kita untuk selamanya.

Ya seperti itulah, akhir kehidupan datang tanpa diduga. Semua karena yang disebutkan hanyalah asbab yang diketahui kasat mata kita manusia. Bukankah yang tak pergi kemana-mana dan berdiam di atas tempat tidur saja kalau sudah tiba masanya dipanggil juga? Semua hanyalah sebab, iradat Allah lah yang andil atas itu semua.
Karenanya, yang perlu kita lakukan setiap saat adalah bersiap-siap memenuhi panggilan itu memanggil nama kita. Seperti seseorang yang siap dengan segala bekal yang dibutuhkan untuk perjalanannya. Sehingga kapanpun panggilan itu menyeru kita, semoga kita dalam keadaan diredhoi Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s