Dia yang paling dicintai

Karena berbagai alasan ada orang yang lebih tempatnya di hati, bukan untuk membeda-bedakan tapi itulah yang terjadi, dan begitulah fitrahnya hati. Berbagai alasan tadi mungkin karena kedekatan yang telah terjalin sekian lamanya dibandingkan dengan orang-orang lainnya, karena apa yang dengannya telah kita lewati susah senang, bahagia duka, moment yang menyejarah di hati, atau karena ‘kelebihan’ sekaligus kekurangan yang dimilki. Alasan itu, atau karena apa yang kita tak mengerti, sebuah bentuk perasaan terkhusus di hati, yang pasti ada tersebabnya, hanya saja kita yang belum menyadari barang kali.

Orang-orang yang lebih tempatnya di hati, menjadikan hari-hari begitu berwarna karenanya, meski dua saja warna yang dimiliki hari; gelap dan terang, kalau tidak gelap adalah terang dan kalau tidak terang adalah gelap. Mereka yang menjadikan tangis kita sebagai duka mereka, tawa kita sebagai kebahagiaan mereka, dan kita juga. Mereka yang merayakan setiap keberhasilan kita seperti mereka sendiri yang mengalami keberhasilan itu, pun kita. Mereka yang selalu mencatatkan nama kita atau mereka yang selalu kita ‘tulis’ namanya dimanapun berada dan singgah serta apa saja yang telah tertempuhi. Mereka yang punya arti tersendiri bagi hidup kita, yang kadang satu persatu dari mereka pergi barulah kita sadari.

Tapi orang-orang yang lebih tempatnya di hati, kelau kite telisik lebih dalam ternyata ada yang lebih lagi, mungkin diantara 20 ada 15 dari 15 ada 10 dan begitu seterusnya ia mengerucut, makin istimewa makin mengerucut lagi, sebagai mana bangunan antik piramida. Sebabnya kita sendirilah yang mengetahui. Seperti sang nabi ketika ditanya tentang siapakah diantara sahabat yang paling mempunyai tempat istimewa dihati beliau, sahabat yan paling ia kasihi dan cintai. Dan ketika harus menjawab hal tersebut maka nabi pun menyebutkan nama Abu Bakr yang sebagai orang yang paling beliau kasihi. Abu Bakr, dia yang paling dicintai.

Kenapa Abu Bakr? Bersamanya banyak hal yang dilewati nabi yang tidak dilewati oleh sahabat yang lain. Abu Bakr, orang yang pertama beriman kepada Allah dan rasul Muhammad saw, yang telah banyak berkorban demi islam dan imannya itu, yang membenarkan nabi salah satunya dengan kisah isra’ yang tak dipercayai oleh orang lainnya. Pada saat orang yang tak percaya dengan kisah isra’ nya nabi itu lalu menemui Abu Bakr untuk bertanya kebenarannya dan Abu Bakr lalu menyusul nabi ke masjid yang ketika itu sedang mengatakan tentang keadaan Baitul Maqdis, -Abu Bakr sudah pernah mengunjunginya- dan usai nabi melukiskan keadaan mesjidnya lalu Abu Bakr berkata “Ya rasulullah saya percaya” dan sejak saat itu rasulullah menggelarinya dengan as-siddiq. *Muhammad Husain Haekal, Abu Bakr As-siddiq sebuah biografi dan studi analisis tentang permulaan sejarah Islam sepeninggal nabi

Begitulah Abu Bakr, sang sahabat yang paling dicintai nabi. Padanya memang terdapat keistimewaan yang telah disebutkan tersebut dan banyak lagi keistimewaan dan kekhasan lain yang tak cukup ruang kita untuk menyebutkannya disini. Lalu bagaimana dengan dia nya kita yang paling dicintai. Barangkali tak cukup kata untuk kita menerangkannya atau kita sendiri bingung mengapa. yang pasti kita, masing-masing kita tau berlandaskan apa kita mencintai.

Tentang dia yang paling dicintai, begitu istimewanya kita memperlakukannya di hati. Interaksi yang kita berusaha menjaganya, jangan sampai terkurang dan terlebih. Tapi orang yang paling tempatnya di hati, tidak membuat kita mengabaikan orang-orang lainnya atau membuat mereka sama sekali merasa tak berarti. Sebab sebagai mana teladan kita lagi, yang sampai pada akhirnya menjawab pertanyaan siapakah kiranya orang yang paling beliau kasihi, bukankah pertanyaan itu timbul lantaran masing-masing sahabat beliau merasa mendapat tempat di sisi beliau dan dihargai, karena perasaan yang mereka miliki itulah tanya kemudian menggoda ‘nyali’ mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s