Apa yang kita makan

IMG0267ABerkembangnya zaman, berkembangnya ilmu pengetahuan memicu kekreatifan untuk mengolah sesuatu yang baru, untuk dihasilkan menjadi sesuatu yang beda. Apakah itu berupa benda-benda, jasa, cara atau hal yang dicicipi oleh lidah.

Di bidang kuliner sendiri hadir jenis makanan yang bermacam-macam. Dengan bahan yang sama bisa menghasilkan produk yang berbeda, karena pengetahuan, keinginan untuk mencoba, menghasilkan hal yang tak pernah-pernah terpikirkan sebelumnya.

Karenanya kemudian ada yang mencipta makanan-makanan yang tak lazim dan ekstrem. Tak lazim karena tak biasa, ekstrem karena memang bahan mentahnya berasal dari sesuatu yang kedengarannya seram. Hm seram mungkin bagi kita saja, tapi bagi yang suka mencicipinya tentu tidak. Sebut saja makanan yang bahan mentahnya seperti daging ular cobra, biawak, katak, buaya, penyu dan lainnya.

Bagi diri pribadi yang terpikir adalah apakah tak ada lagi makanan yang bisa dimakan oleh manusia, tak cukupkah dengan makanan yang sudah ada, banyak jumlahnya dan beraneka pula rasanya. Dan yang kita tahu diantara makanan-makanan yang tak lazim itu ada satwa yang dilindungi karena kelangkaannya, tidak hanya di Indonesia tapi oleh dunia.

Memang makanan yang kita makan adalah hak kita, suka-suka kita mau makan apa, dan membelanjakan uang kita. Tapi begitulah. Bagi yang muslim misalnya ada makanan yang terlarang untuk dimakan diantaranya yang bertaring dan dengan taringnya itu memangsa dan menyerang musuhnya, hidup di dua alam, dan lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s