Jagalah Lelakimu

images (2)Apa yang engkau tau tentang lelaki?. Lelaki yang adalah ayah kita, suami kita, kakak kita, adik kita, teman-teman kita atau calon pendamping hidup kita. Taukah engkau pikiran-pikiran mereka, misi hidup dan beban hati mereka yang sesungguhnya.

Ini bukan tentang materi, yang menjadikan sebuah alur bagaimana para lelaki hidup dan memilih jalan untuk meghidupi orang ‘asing’ bersamanya, mengajaknya memintal benang-benang kehidupan. Sekali lagi ini bukan soal materi, ini hanyalah cermin atas rasa tanggung jawab.

Engkau lihat bagaimana lelaki berusaha, membangun kemapanan untuk dipantaskan menjadi dia yang sesungguhnya. Semangatnya berusaha akan terasa berbeda. Ya berbeda, karena pikiran-pikiran, misinya yang juga berbeda.

Dalam suatu interaksi dengan rekan-rekan kerja, terasa sekali bagaimana antusisanya lelaki mendapatkan peluang untuk keadaan yang lebih baik (kemapanan) meski hanya terlihat dari raut wajah dan sorot matanya. Beda yang saya rasa, ada tanggung jawab  lebih disana. Jika para wanita berusaha, lebih banyak mungkin sekedar pelepas pemenuhan bedak kosmetik dan membantu keluarga, meski sebenarnya banyak juga yang menjadi tulang punggungnya. Tapi tetap saja terasa beda, walau juga tak jarang wanita jadi ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya.

Membangun kemapanan itu adalah suatu hal yang membuka jalan bagi lelaki untuk memutuskan menjemput sang putri. Lalu bagai mana dengan mereka yang belum punya dan mereka dilanda resah. Meskipun kemapanan sama sekali bukanlah syarat mutlak, sebab kemapanan itu dapat dibangun bersama dalam perjalanannya.. -Lelaki yang bertanggung jawab, agak sedikit lebih idealis kawan!-

Bagai mana dengan anak lelaki dalam keluarga? Mereka yang berjiwa lelaki pasti akan merasa jadi bahagian yang terpenting dalam keluarga mereka. Tanggung jawab kelelakian mereka adalah membela keluarga, menjaga ibu dan saudara-saudara perempuannya. Pengganti ayahnya jika beliau tiada. Mereka adalalah kesatria keluarga dan perempuan adalah permaisurinya.

Lalu ayah, sang pemimpin yang diimami setiap gerak-geriknya oleh keluarga. Ayah yang tak hanya memikirkan bagaimana soal kebutuhan, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan keluarga. Tapi ayah yang menanggung seperti apa keluarganya. Adalah ayah yang diminta pertanggung jawaban atas istri dan anak-anaknya, sebelum mereka (anak dan istri) mempertanggung jawabkan sendiri apa yang ada pada mereka. Lelaki itu yang mengantarkan kita menuju cita-cita, yang walau bagai manapun keadaannya.

Karenanya , jagalah lelakimu. Dukunglah mereka. Jangan jerumuskan mereka dengan ulah-ulah kita yang seolah-olah memaksa mereka berbuat apapun dengan cara apapun yang tak lagi ada dalam etika. Dukunglah mereka dalam setiap keadaan semampu kita, agar kita dan mereka terselamatkan, baik hidup ditengah alam dunia maupun setelahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s