Sekedar Cerita

Ada hati yang terusik kala melihat sebagian orang memosting apa yang dipunya di media. Beberapa orang yang aku kenal, aku yakin barang kali bukan termaskud di dalam hati mereka untuk melihatkan “ini lho saya, ini yang saya punya” tapi terkadang miris juga hati melihatnya, semoga Allah menjaga kita..
Barangkali dunia yang sudah berubah. Kerendahan hati yang harusnya hakiki tergoda juga untuk menampakkan diri, kebaikan-kebaikan diri yang harusnya sembunyi bahkan dari tangan sendiri (jika memberi dengan tangan kanan, tangan kiri janganlah sampai mengetahuinya, begitu kata pepatah) nyata-nyata dengan tangan itu jugalah semuanya dibuka tapi mudah-mudahan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan insya Allah.. 

Postingannya berjudul Alhamdulillah bersyukur, tapi masya Allah yang diposting diri atau pun kerabat dengan sederet bintang di seragamnya. Apa yang ingin kita tunjukan sebenarnya?  Postingannya berjudul Amanah, fotonya anak-anak yang lagi main di mobil. Fokusnya kemana? Apa yang ingin kita tunjukan sebenarnya? 

Barangkali memang kita tak bermaksud apa-apa dengan itu semua namun menjaga agar identitas sebagaimana kita seharusnya tidak luntur dimakan sosial media mungkin akan lebih bijaksana…  (Jangan dibawa serius hanya sekedar curhat saja..)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s