Alamatilah Lawan Bicaramu

images (13)Karena menganggap biasa barang kali, maka tanya-tanya tanpa alamat sering kali terdengar dari lisan masing-masing kita. “Dimana ini, dimana itu” entah kepada siapa pertanyaan itu ditujukan, entah juga pada siapa, dan jika ada beberapa orang yang mendengarnya, pasti masing-masing pun bingung siapa yang harus menjawab.

Tanya-tanya dan kata-kata mestilah ada alamat, yang menandakan kepada siapa kita mengemukakannya. Sebab bukankah Allah saja dalam Kalam menyeru dengan alamat “wahai hamba ku” untuk menunjukan bahwa perkataan tersebut ditunjukan pada hamba-hamba Nya, bahkan jin juga di seru nama mereka “wahai sekalian jin” pun dengan orang-orang yang melampaui batas sekalipun “wahai orang-orang yang melampaui batas”. Jika Allah saja zat yang maha agung menyeru dengan panggilan kepada hamba Nya, kenapa kita manusia ini, sesama hamba melupakan attitude yang satu ini?

Tidaklah susah untuk mengalamati kepada siapa kita menunjukan kata-kata; Dek, Kak, Bang, Pak, Buk, Nek, Mak, Ngah, Tok, Yang, Nyah, Koh, Ce, Bro, Sis, Gan. “Dimana kantor buk?” Bukan “Dimana kantor?”. So, alamatilah lawan bicara mu, jika belum terbiasa kita hanya perlu membiasakannya. Karena begitulah etika ketimuran kita, bahkan keislaman kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s