Cerita disela Majelis Ilmu

images.jpeg

Karena berjumpa dengan teman-teman yang lama kita tidak bersua dengannya atau pun bersuanya pas saat ada acara bersama seperti kajian, maka mungkin keinginan hati untuk bertanya dan bercerita akan tergelitik saat kajian. Jika tak dikendalikan maka tindakan mengganggu selama kajian akan terjadi. Ngobrol sana, ngobrol sini, bertanya sana, bertanya sini. Lirik sana lirik sini, oper sana oper sini.

Tidakkah kita menyadari ketika bertanya ataupun berbicara saat kajian sedang berlangsung dengan seseorang yang posisi duduknya bahkan melewati beberapa orang itu sangat menggangu sekali dan begitu menjengkelkan. Taukah kita, bahwa ada orang yang jauh-jauh datang hanya untuk mendapat secawan air pelepas dahaga yang gersang? Jika kita menjadi penghalang hajatnya maka alangkah aniayanya diri.

Bertemu saudara-saudara seiman adalah hal yang membahagiakan, ia adalah salah satu rahmat dari banyak rahmat yang Allah untukkan. Tapi beradab dalam majelis ilmu adalah lebih penting diperhatikan karena begitu hal yang melekat padanya pada saat itu. Kalau lah hanya sekedar menanya apa kabar, atau bertanya hal penting lain, mengapa tidak menyediakan waktu sebelum suatu majelis dimulai atau menunggunya selesai…

Apa yang akan kita bawa pulang? Jika selesai kajian selesai pula cerita kita, semulti tasking apapun kita sampai bisa mendengar sementara juga bicara dengan yang lainnya.. tapi perlu diingat meninggalkan adab adalah hal yang menjadi penghalang masuknya ilmu dan berkah yang ada padanya. Semoga kita dapat sama-sama membaikinya.

 

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s